Ketika Anda membeli sebuah komputer baru, mungkin yang Anda rasakan adalah kecepatam kerja yang luar biasa, sangat cepat. Mungkin karena prosesor yang dipakai sudah model terbaru: intel Core 2 Duo, 4GB RAM dual line atau kartu grafis nVidia dengan pendingin cair dengan harga yang .. alamak! Memang, semua itu akan menghasilkan kecepatan kinerja komputer yang hebat. Atau mungkin juga karena Anda baru menginstal Windows di hard disk 2TB yang baru sehingga semua aplikasi berjalan sedemikian cepatnya?
Jawabannya: Ya, tepat.
Coba Anda perhatikan lebih jauh lagi, setelah menggunakan PC Anda selama kurang lebih satu tahun, Anda akan merasakan bahwa kecepatan sistem anda akan berkurang paling tidak 25% daripada sebelumnya.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Sebagian dari masalahnya adalah penggunaan yang berkelanjutan untuk menginstal, menghapus software dan memindahkan file di hard disk Anda. Semakin banyak Anda menulis / memindahkan file ke dan dari hard disk anda, semakin terpecah-pecah file-file di drive anda. Bagian dari file-file tersebut terletak di lokasi yang berbeda pada drive Anda. Ketika Anda mencoba untuk me-load aplikasi atau membaca file, dibutuhkan lebih banyak waktu lagi karena drive Anda harus mengakses file dari seluruh bagian yang terpecah-pecah (terfragmentasi) di hard disk anda, bukan dari satu blok yang berkesinambungan.
Hard disk adalah komponen yang paling lambat di komputer Anda. CPU dan memori bekerja lebih cepat daripada hard disk karena mereka tidak memiliki bagian yang bergerak. Oleh karena itu hard disk yang terfragmentasi sering menjadi hambatan dari kinerja sistem.
Selain menyebabkan melambatnya system, fragmentasi membuat optik hard disk sering bergerak ketika membaca file yang menyebabkan sistem crash dan hang.
Lalu apa yang harus dilakukan?
Jawabannya adalah dengan men-defragmentasikan drive anda, yaitu memindahkan file ke salah satu blok yang berkesinambungan dan mengatur ulang ruang di hard disk sehingga pada akhirnya terkumpul di salah satu blok besar saja. Itu berarti aplikasi atau file Anda bisa diakses jauh lebih cepat.
Mungkin yang perlu diperhatikan adalah, defragmentasi drive bisa memakan waktu. Jika Anda memiliki hard disk berkapasitas besar, anda mungkin perlu meninggalkan proses berjalan dalam semalam sambil minum kopi di warung sebelah.

IObit SmartDefrag adalah sebuah utility yang saya anjurkan untuk melaksanakan tugas berat defragmentasi ini, karena selain gratis SmartDefrag juga terbukti sangat mumpuni. Baiklah, baiklah… memang buanyaaak software sejenis ini di luar sana. Ada Auslogics Disk Defrag, JK Defrag, My Defrag, Defragler dsb. Tetapi dari pengalaman saya mencoba-coba semua tools tadi, SmartDefrag memang menghadirkan fitur-fitur yang sangat bagus, lengkap, mudah diatur sekehendak kita, dan handal!
Lalu bagaimana dengan tool standard bawaan Windows, Disk Defragmenter? Ah, yang benar saja. Bisa digambarkan seperti siput lari pagi, nggak seru!
Beberapa fitur yang sangat saya sukai dari IObit Smart Defrag diantaranya:

  • Hasil analisa cukup akurat untuk menentukan jenis pelaksanaan: Defrag Only, Fast Optimize atau Deep Optimize.
  • Adanya fasilitas untuk Auto Defrag pada saat komputer idle (tidak beraktifitas), pun dilengkapi opsi untuk drive mana saja yang dipilih.
  • Bisa diatur jadwal defragment pada beberapa hari/minggu sekali.
  • Karena saya pengguna laptop, fungsi untuk menghentikan otomatis proses defragment ketika menggunakan baterei sangat tepat.
  • Dan beberapa fitur menarik lainnya.

Tertarik untuk mencoba? silahkan download IObit Smart Defrag dari Softpedia [ Klik di SINI ] atau dari CNET Download.com [ Klik di SINI ].
Catatan: dianjurkan untuk tidak menjalankan aplikasi lain pada saat Smart Defrag (atau program defragmenter lainnya) melakukan defragment pada hard disk karena akan memicu ulang proses sehingga meyebabkan stress pada kepala optik hard disk.

Data otentifikasi:
Nama Software: Smart Defrag
Versi Terakhir: 1.4
Tanggal Release: 8 Januari 2010
Lisensi: Gratis (Freeware)
Standalone: Tidak, setup
Operating System: Windows 2000 / XP / Vista / 7
Software pendukung wajib: –
Developer: IObit