Instant boot (booting instan, komputer langsung siap digunakan tanpa harus menunggu waktu start-up) adalah impian semua pengguna komputer di dunia, terutama para pengguna Windows. Tetapi sampai sekarang, semua itu masih belum bisa menjadi kenyataan. Yang bisa dilakukan hanyalah dengan memperpendek waktu booting komputer sesingkat mungkin. Dengan bantuan beberapa software utility tentunya (meskipun di beberapa sektor bisa dilakukan secara manual oleh para pengguna profesional komputer).
Lantas, apa yang bisa digunakan secara cermat untuk mengukur waktu boot komputer sehingga kita bisa menyebut waktu boot komputer kita bagus atau buruk?
Adalah sebuah software utility besutan GREATIS Software, yaitu BootRacer, yang berfungsi untuk mengukur kecepatan waktu booting sebuah komputer secara akurat. Dimulai dari sejak pertama kali komputer dihidupkan hingga komputer benar-benar siap untuk digunakan. Software ini dijual seharga $19.95 setiap lisensinya, tetapi bisa Anda download dan gunakan tanpa membayar sepeserpun alias gratis jika tidak digunakan untuk kepentingan komersial atau bisnis.
Seperti inilah tampilan antarmuka BootRacer saat digunakan:

Agar lebih afdol untuk mencoba software yang satu ini, saya mencoba menerapkannya ke dalam komputer dengan operating sistem Windows Vista yang menurut beberapa orang adalah OS yang paling ‘lemot’ dalam sejarah Windows.
Saya mulai dengan memilih menu Race it >> Only Once >> Start >> Restart komputer now.
Dan inilah hasil kalkulasi BootRacer yang oleh developernya diklaim mampu menghitung waktu boot komputer secara akurat itu:

Sungguh suatu catatan waktu yang sangat mengecewakan, terlebih lagi jika dibandingkan dengan keterangan dari sang pembuat software, yang hanya memberikan batasan waktu maksimal 60 detik (1 menit) untuk menyebut sebuah komputer memiliki waktu boot dengan kategori Sangat Baik (Excellent).
Untuk mengejar batasan waktu 60 detik inilah saya menggunakan bantuan software yang pernah saya bahas sebelumnya untuk memulai pekerjaan optimalisasi system di sana-sini.
Catatan waktu yang sempat dianalisa BootRacer pun mulai berubah:

Berikut adalah beberapa hal yang telah saya lakukan untuk mendapatkan catatan waktu sebaik mungkin, dengan bantuan program CCleaner (CC), Smart Defrag (SD) dan jv16 PowerTools 2009 (JV). Fungsi jv16 PowerTools 2009 untuk keperluan ini juga bisa ditemukan di TuneUp Utilities 2009. Beberapa sektor mungkin lebih tepat ditujukan untuk memaksimalkan kinerja komputer secara keseluruhan, tetapi sebagai imbasnya juga ikut memperbaiki waktu untuk boot:

  1. Membersihan file-file sampah pada Windows (CC).
  2. Mengatur entry program yang dijalankan pada saat booting, dengan membuang/disable beberapa program yang tidak perlu (JV).
  3. Melakukan defrag pada struktur registri Windows dan dilanjutkan dengan membersihkannya dari broken entry (JV).
  4. Melakukan defragmentasi harddisk pada partisi system (Drive C:) secara total (SD).
  5. Beberapa setingan sengaja saya disable untuk sementara, tujuannya untuk mendapatkan waktu boot yang sebenarnya. Setingan ini saya kembalikan ke status asal setelah saya selesai dengan pekerjaan pengetesan ini. Diantaranya dengan menghapus password akun saat logon ke Windows agar komputer bisa langsung masuk ke posisi siap pakai, serta auto connect driver modem agar koneksi internet tidak langsung dilakukan secara otomatis.

Dan setelah kerja rodi (bagi komputer, maksudnya) catatan waktu seperti inilah yang saya harapkan selalu ada di komputer saya yang satu ini:

Tertarik untuk mencoba? Silahkan downlod langsung BootRacer versi terbaru [ Klik di SINI ], atau kunjungi langsung website resmi BootRacer jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang software yang satu ini [ Klik di SINI ].

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.