PDF ProtectionSuatu ketika saya pernah menelepon seorang klien setelah mengirim email yang berisi lampiran file PDF untuk dia: “Maaf, saya telah memproteksi file drawing PDF ini dengan password. Jika Anda memerlukan copy asli untuk diedit, silahkan hubungi saya dengan mengajukan permintaan resmi”.
Selang sebentar saja, lawan bicara saya balas berkata “Adobe Reader saya bisa membuka dokumennya dengan mudah, kok. Terima kasih, ini sudah cukup”.
Namun kurang dari 1 jam kemudian, klien saya ini menelepon balik dan berkata: “Maaf Pak. File PDF yang bapak kirim mungkin rusak. Saya tidak bisa mengedit file itu, bahkan saya tidak bisa mencetaknya ke printer. Bisa dikirim ulang lampirannya, Pak?”
Nyatanya, sampai berapa kalipun file PDF tersebut dibuka, hasilnya tetap sama saja. Klien saya tidak akan bisa mengedit ataupun mencetak file tersebut, karena file tersebut telah saya proteksi dengan password.

Sebenarnya, kita hampir selalu berhadapan dengan file PDF yang diproteksi dengan password. Masalahnya, mungkin kita sebagai pembaca tidak menyadari. Bahkan kadang-kadang yang membuat file PDF pun juga tidak tahu kalau file yang mereka hasilkan mengandung password. Ini biasanya dilakukan secara otomatis oleh software yang menghasilkan file PDF tersebut.
Password untuk sebuah file PDF, bisa dikelompokkan ke dalam 2 jenis, yaitu User Password dan Owner Password.

User Password.
Ini adalah proteksi password untuk file PDF yang paling aman, karena seseorang yang ingin membuka file PDF ini, wajib mengetahui Password utamanya.
Sebagai contoh:
Jika saya ingin mengirimkan sebuah file dokumen yang cukup rahasia, saya akan mengirimkannya dalam format PDF yang terproteksi dengan User Password, kemudian saya akan mengirimkan passwordnya lewat email, melalui SMS, ataupun meneleponnya langsung. Tujuannya sudah jelas, agar hanya orang yang saya tuju saja yang bisa membuka file ini.
Karena jika file tersebut “mampir” ke orang lain dan ingin dibuka, akan muncul permintaan untuk memasukkan password, seperti gambar di bawah:

Enter password

Tak perduli yang digunakan untuk membuka adalah program untuk PDF versi PRO atau gratis, selama tidak tahu password utamanya, tak akan pernah bisa dibuka.
File PDF jenis ini bisa diketahui jika kita lihat propertinya melalui Windows explorer. Tidak menunjukkan informasi apapun, seperti ini:

File property

Owner Password
Lebih sering dikenal dengan “Permission Password“, adalah proteksi file PDF yang lebih fokus pada penggunaan atau perubahan yang mungkin akan dilakukan oleh orang lain terhadap file tersebut.
Proteksi ini meliputi banyak sisi yang dimiliki oleh sebuah file PDF, misalnya mencetak ke printer, mengedit, mengcopy isi dokumen, menulis form, merekonstruksi isi, dsb.
Sang pembuat file PDF bisa memilih untuk melarang satu atau dua fungsi, atau bisa juga semuanya.
Sebagai contoh:
Sebuah file PDF yang sengaja saya beri proteksi dengan Owner Password, bisa dibuka oleh siapa pun, tetapi hanya sebatas membaca. Sementara fungsi agar bisa dicetak ke printer, meng-copy, dan sebagainya, telah saya tutup dengan password.
Kalau dilihat propertinya lewat explorer, file PDF yang dilengkapi dengan Owner Password tak ubahnya seperti file PDF biasa

File property (unprotected)

Namun setelah dibuka dan ingin melakukan sesuatu yang dilarang oleh sang pembuat file PDF, barulah sang pengguna merasa ada sesuatu yang menghalangi, dan muncul permintaan untuk memasukkan password.
Bila dilihat lewat properti file tersebut melalui program PDF, akan diketahui fungsi apa saja yang diproteksi:

Security detail

Tentu saja larangan ini bisa dihapus, sehingga file PDF tersebut bisa di akses dari segala sisi, asalkan sang pengguna tahu passwordnya (fitur untuk merubah setingan password biasanya hanya ada pada program PDF Editor, bukan PDF Reader).

Ini adalah sebuah tulisan kecil yang mungkin terlewatkan dan tidak menyita perhatian. Namun, saya berharap ini bisa sedikit memberi wacana tentang bagaimana keuntungan menggunakan format PDF dalam keseharian ataupun gambaran jika seandainya kita menerima sebuah file PDF yang “agak aneh”, meskipun sebenarnya itu hanya tentang proteksi dokumen saja.

Salam, semoga bermanfaat.